peneliti

Orang dewasa dengan ADHD yang memanfaatkan kekuatan mereka merasa lebih baik, hidup lebih baik, dan mengalami lebih sedikit kesulitan—menunjukkan cara baru yang ampuh untuk memikirkan kembali ADHD. Kredit: Shutterstock

Menurut sebuah studi internasional baru, orang dewasa dengan ADHD yang menyadari kekuatan pribadi mereka dan secara aktif menggunakannya cenderung melaporkan kesejahteraan keseluruhan yang lebih baik, kualitas hidup yang lebih tinggi, dan lebih sedikit tantangan kesehatan mental.

Penelitian ini dirilis selama Bulan Kesadaran ADHD pada bulan Oktober, yang tahun ini menyoroti “berbagai wajah ADHD.” Para ilmuwan dari Universitas Bath, King’s College London, dan Pusat Medis Universitas Radboud di Belanda berkolaborasi dalam upaya skala besar pertama untuk mengukur kekuatan psikologis yang terkait dengan ADHD.

Studi Besar Membandingkan Kekuatan pada Orang Dewasa dengan dan Tanpa ADHD

Diterbitkan dalam jurnal Psychological Medicine, penelitian ini meneliti 200 orang dewasa yang didiagnosis ADHD dan 200 orang dewasa tanpa ADHD. Para peserta ditanya seberapa kuat mereka mengidentifikasi diri dengan 25 sifat positif, termasuk kreativitas, humor, spontanitas, dan hiperfokus. Para peneliti mendefinisikan sifat-sifat ini sebagai “hal-hal yang mereka lakukan dengan baik atau paling unggul.”

ADHD umumnya dibahas dalam konteks kesulitan seperti impulsivitas, pelupa, dan kesulitan mempertahankan perhatian. Studi ini menunjukkan perspektif yang berbeda dengan menekankan pentingnya mengenali dan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki.

Luca Hargitai, peneliti utama dari Departemen Psikologi di Universitas Bath, mengatakan: “Temuan menarik ini memberi kita indikasi tentang kualitas positif mana yang mungkin terkait dengan ADHD dan dengan demikian dapat dianggap sebagai kekuatan yang berhubungan dengan ADHD. Sungguh memberdayakan untuk menyadari bahwa, meskipun ADHD dikaitkan dengan berbagai kesulitan, ia juga memiliki beberapa aspek positif.”

Kekuatan Utama yang Lebih Sering Didukung oleh Orang Dewasa dengan ADHD

Dibandingkan dengan peserta tanpa ADHD, mereka yang memiliki ADHD lebih cenderung mengidentifikasi diri secara kuat dengan 10 kekuatan spesifik. Kekuatan-kekuatan tersebut meliputi:

  • Hiperfokus (konsentrasi mendalam pada tugas-tugas yang diminati)
  • Humor
  • Kreativitas
  • Spontanitas
  • Intuisi

Terlepas dari tantangan yang sering dihadapi orang dewasa dengan ADHD dalam pekerjaan, hubungan, dan kesehatan mental yang telah didokumentasikan dengan baik, studi ini menemukan bahwa mereka sama mungkinnya dengan peserta neurotipikal untuk mengenali dan menggunakan kekuatan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Di kedua kelompok, individu yang lebih menyadari kekuatan mereka dan lebih sering menerapkannya melaporkan manfaat yang jelas. Manfaat tersebut meliputi:

Dr. Punit Shah, penulis senior dan Profesor Madya Psikologi di Universitas Bath, mengatakan: “Temuan kami menyoroti bahwa mengetahui kita memiliki keterampilan dan kualitas positif tertentu yang dapat kita manfaatkan dan menggunakan kekuatan ini di tempat yang tepat dapat bermanfaat bagi kesejahteraan kita. Ini mungkin terdengar jelas, tetapi sekarang setelah penelitian kami mengkonfirmasi hipotesis ini, kita dapat mulai merancang dukungan psikologis dengan bukti baru ini.”

Dukungan untuk Pendekatan Berbasis Kekuatan dalam Perawatan ADHD

Hasil penelitian ini memperkuat pendekatan berbasis kekuatan dalam perawatan kesehatan mental. Meskipun kerangka kerja ini semakin banyak digunakan dalam layanan autisme, namun kurang mendapat perhatian dalam penanganan ADHD. Potensi penerapannya meliputi program psikoedukasi, pelatihan, dan terapi yang disesuaikan untuk membantu individu mengidentifikasi dan menerapkan kekuatan mereka secara lebih efektif.

Dr. Shah menambahkan: “Langkah selanjutnya adalah menyelidiki apakah intervensi yang mendorong pengakuan dan penggunaan kekuatan pribadi dapat menawarkan peningkatan nyata dalam kesejahteraan mental bagi orang dewasa dengan ADHD. Orang-orang dengan ADHD dan neurodivergensi lainnya telah menyerukan hal ini sejak lama dan kami senang memiliki beberapa penelitian pertama yang mendukung hal ini.”

Mengapa Perbandingan Kekuatan antara Individu dengan ADHD dan Neurotipikal Itu Penting?

Penulis senior, Asisten Profesor Martine Hoogman dari Pusat Medis Universitas Radboud di Belanda, menekankan bahwa penelitian tentang kekuatan yang terkait dengan ADHD masih terus berkembang. Ia mencatat bahwa banyak penelitian sebelumnya hanya berfokus pada orang dengan ADHD.

“Penelitian tentang kekuatan yang terkait dengan ADHD masih dalam tahap awal. Sebagian besar studi hanya menanyakan kepada orang-orang dengan ADHD tentang kekuatan mereka, tetapi kami juga menanyakan kepada orang-orang neurotipikal. Kami menemukan bahwa orang-orang tanpa ADHD mengenali banyak kekuatan yang sama, meskipun hanya mereka yang memiliki ADHD yang mengakui beberapa di antaranya. Ini membantu kita lebih memahami kekuatan ADHD.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *