chip

BEIJING/HONG KONG, 15 Juli (Reuters) – Perusahaan-perusahaan Tiongkok berebut untuk membeli Nvidia (NVDA.O), membuka tab baru

Chip kecerdasan buatan H20, dua sumber mengatakan kepada Reuters, saat perusahaan tersebut mengatakan berencana untuk melanjutkan penjualan ke daratan beberapa hari setelah CEO-nya bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.

Chip AI Nvidia telah menjadi fokus utama kontrol ekspor AS yang dirancang untuk mencegah chip tercanggih jatuh ke tangan Tiongkok karena alasan keamanan nasional. Perusahaan yang terdaftar di AS tersebut menyatakan bahwa pembatasan tersebut akan memangkas pendapatannya sebesar $15 miliar.

Perusahaan paling berharga di dunia sedang mengajukan aplikasi kepada pemerintah AS untuk melanjutkan penjualan unit pemrosesan grafis (GPU) H20 ke China, dan berharap segera mendapatkan lisensi, kata Nvidia dalam sebuah pernyataan.

“Pemerintah AS telah meyakinkan Nvidia bahwa lisensi akan diberikan, dan Nvidia berharap dapat segera memulai pengiriman,” kata perusahaan tersebut, yang kepala eksekutifnya, Jensen Huang, sedang berada di Beijing.

Perusahaan-perusahaan Tiongkok telah berlomba-lomba memesan chip tersebut, yang kemudian perlu dikirim Nvidia ke pemerintah AS untuk mendapatkan persetujuan, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut. Mereka menambahkan bahwa raksasa internet ByteDance dan Tencent (0700.HK), membuka tab baru

sedang dalam proses pengajuan lamaran. Inti dari proses ini adalah “daftar putih” yang dibuat oleh Nvidia yang memungkinkan perusahaan China mendaftar untuk pembelian potensial, kata salah satu sumber.

ByteDance dan Tencent tidak menanggapi permintaan komentar. Nvidia juga tidak menanggapi permintaan komentar terkait “daftar putih”. Nvidia, yang mengkritik pembatasan ekspor yang diberlakukan pemerintahan Trump pada bulan April yang menghentikannya menjual chip H20 di China, juga mengatakan telah memperkenalkan model baru yang dirancang untuk memenuhi aturan regulasi di pasar China.

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar. pemerintah AS telah menyatakan kekhawatiran bahwa militer China dapat menggunakan chip AI untuk mengembangkan senjata.

Huang dijadwalkan mengadakan jumpa pers di Beijing pada hari Rabu saat menghadiri pameran rantai pasokan. CEO Nvidia tersebut juga mengunjungi Tiongkok pada bulan April dan menekankan pentingnya pasar Tiongkok.

“Pasar Tiongkok sangat besar, dinamis, dan sangat inovatif, serta menjadi rumah bagi banyak peneliti AI,” ujar Huang kepada lembaga penyiaran pemerintah Tiongkok CCTV pada hari Selasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *